Ujian "Chunin" Kreativitas

Creativity is intelegence having fun!
Kamis (18/6) pagi, kampus Desain Produk Industri ITS terlihat berbeda. Tampak sekelompok anak memakai dresscode Pirates (Bajak laut, red) dengan berbagai assesorisnya yang cukup menyeramkan. Tampak juga segerombolan anak dengan baju Atlet, Army, Angkatan Laut, Pilot, bahkan berpakaian ala penjaga keamanan yang sedang ronda. Mungkin ini bukanlah pemandangan yang terlalu aneh di Despro. Pasalnya, Ujian Akhir Semester mata kuliah kreativitas 2 selalu identik dengan pesta kostum. Tahun ini, Taman Wisata Waterpark Ciputra mendapat giliran menjadi tempat berlangsungnya UAS special tersebut. Kreatif.

Ujian Akhir Semester biasanya identik dengan teori dan praktikum yang menjenuhkan. Tapi ini tidak selalu berlaku di jurusan Desain Produk Industri FTSP-ITS. Khususnya untuk mata kuliah kreativitas. UAS mata kuliah yang satu ini memang bisa dibilang agak nyleneh. Dalam UAS tersebut, mahasiswa dituntut untuk memecahkan soal dengan cepat, tepat dan dituntut untuk kreatif.

“UAS kreativitas memang dituntut untuk kreatif. Kriteria penilaiannya juga luas, termasuk softskill, kekompakan, dan kerjasama team.” Ujar Djoko Kuswanto, ST. Beliau menambahkan, dalam UAS yang notabenenya outbond sekaligus rekreasi ini juga dinilai dari kinerja setiap kelompok. “Semuanya mendapat tugas masing-masing. Misalnya sie perijinan, transportasi, keamanan dll. Kami hanya memantau dari jauh dan melihat bagaimana mahasiswa tersebut menghandle sebuah acara yang membutuhkan kerjasama dan kreativitas” imbuhnya.

Jalannya acara terbilang cukup unik. Para peserta ujian diharuskan melewati pos-pos tersembunyi yang telah ditentukan dosen. Mereka juga wajib berpikir kreatif untuk menyelesaikan tugas sehingga diijinkan untuk meneruskan petualangannya. Misalnya pada salah satu pos yang dipentoli oleh Susandari, ST. Pada pos tersebut, setiap kelompok disuruh untuk menampilkant iklan pembalut wanita durasi 7 menit dengan berbagai macam tema. Lucunya, peran utamanya harus Trans-Gender (yang pria menjadi wanita, begitu pula sebaliknya, red). Selain itu, setiap anggota kelompok harus berperan di dalamnya. Misalnya jadi make up artis, lighting, sutradara, backsound dan backing vocal.
Setelah melewati semua pos, semua kelompok juga harus menyelesaikan satu permainan lagi. Kali ini permainan air yang cukup menantang. Setiap kelompok harus mengirimkan dua anggotanya yang dianggap paling jago berenang. Selain kreativitas, mereka juga dituntut cukup kuat fisiknya. Pasalnya, mereka harus menyelesaikan puzzle yang cukup rumit dengan melewati lorong-lorong air dan sungai buatan yang mengelilingi waterpark. Fantastik.

Tidak hanya sampai disitu. UAS special tersebut ditutup dengan sesuatu yang special juga. Pada sesi ini, tampak para dosen membawa banyak hadiah sebagai reward untuk kelompok-kelompok terbaik. Reward ini pun terbagi menjadi beberapa kategori. Misalnya reward untuk kelompok paling kompak, tangkas, dan pemenang permainan air. Selain itu, ada juga special award untuk best dresscode. Tahun ini, penampilan terbaik digondol oleh kelompok Pirates yang dipimpin oleh Al-Indy.
Kreativitas adalah kemampuan untuk mencipta/berkreasi. Tidak ada satu pun pernyataan yang dapat diterima secara umum mengenai mengapa suatu kreasi timbul. Kreativitas sering dianggap terdiri dari 2 unsur, Pertama: Kefasihan yang ditunjukkan oleh kemampuan menghasilkan sejumlah besar gagasan pemecahan masalah secara lancar dan cepat. Kedua: Keluwesan yang pada umumnya mengacu pada kemampuan untuk menemukan gagasan yang berbeda-beda dan luar biasa untuk memecahkan suatu masalah.

Istilah kreativitas digunakan untuk mengacu pada kemampuan individu yang mengandalkan keunikan dan kemahirannya untuk menghasilkan gagasan baru dan wawasan segar yang sangat bernilai bagi individu tersebut. Kreativitas dapat juga dianggap sebagai kemampuan untuk menjadi seorang pendengar yang baik, yang mendengarkan gagasan yang datang dari dunia luar dan dari dalam diri sendiri atau dari alam bawah sadar. Oleh karena itu, kreativitas lebih tepat didefinisikan sebagai suatu pengalaman untuk mengungkapkan dan mengaktualisasikan identitas individu seseorang secara terpadu dalam hubungan eratnya dengan diri sendiri, orang lain, dan alam.

MENGAPA MANUSIA BERKREASI?


Para ahli psikologi tidak sependapat mengenai kebutuhan dan motif dasar yang dimiliki manusia untuk berkreasi. Meskipun demikian, imbalan dan penghargaan nyata yang dapat diamati dapat diidentifikasikan sebagai motif manusia untuk berkreasi. Manusia yang menjadi lebih kreatif akan menjadi lebih terbuka pikirannya terhadap gagasannya sendiri maupun gagasan orang lain. Sekalipun beberapa pengamat yang memiliki rasa humor merasa bahwa kebutuhan manusia untuk menciptakan berasal dari keinginan untuk “hidup diluar kemampuan mereka”, namun penelitian mengungkapkan bahwa manusia berkreasi adalah karena adanya kebutuhan dasar, seperti: keamanan, cinta, dan penghargaan. Mereka juga termotivasi untuk berkreasi oleh lingkungannya dan manfaat dari berkreasi seperti hidup yang lebih menyenangkan, kepercayaan diri yang lebih besar, kegembiraan hidup, dan kemungkinan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka