ITS CUP (Cerdas, Ulet, Prestatif) :p

Jujur, Selama dua tahun saya kuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, baru hari saya merasakan sebagai mahasiswa kampus perjuangan yang sebenarnya. Yeah . . . I Got It !

Selama ini, saya merasa seperti kuliah di UPT Media Informasi & Komunikasi (MIK) ITS, tepatnya jurusan ITS Online. Despro terasa bak Unit kegiatan Mahasiswa (UKM) bagiku. Biasanya, saya join berbagai macam kegiatan dari tingkat lokal sampai internasional dengan embel-embel wartawan. Tapi dalam event akbar Angkatan Laut (AL) Indonesia kali ini beda, beda banget !

Saya sebagai salah satu mahasiswa terpilih yang dipercaya menjaga stan pameran nasional pada hari jadi AL, Rabu (12/5). Pemilihan ini bukan tanpa alasan. Kepala Unit Inkubator PBTI-LPPM ITS, Ir Elly Agustiani, M.Eng dengan jeli mahasiswa kreatif berotak bisnis itu. Dan tim PKMku, Robo Soccer yang digawangi Nirwan Adhiatma berhasil terpilih. Sungguh luar biasa, tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Hanif Azhar, seorang mahasiswa desain yang buta ilmu teknik jadi wakil robot.
Ariyanto, sepupu saya, juara PIMNAS dengan kursi giginya

Overall, saya sangat bangga hari itu. Disana, saya bisa bersanding dengan menteri Riset dan Teknologi BEM ITS 2009-2010, Ahmad Ferdiyansyah. Suatu kebanggaan luar biasa bisa bersanding dengan sang pendekar 1000 PKM dengan Hetric Lampnya. Selain itu, saya juga disandingkan dengan sepupu saya yang sudah jauh hari mencuri start, Ariyanto. Mencuri start? Yaaa... tahun lalu dia juara PIMNAS dengan kursi giginya. Sekarang, dia sudah menjadi CEO produk berbandrol 22 juta yang sedang laris manis di pasaran itu.


Oia, disana juga saya bertemu dengan orang-orang keren wakil dari Universitas se-Indonesia sekelas ITB, UI, dan UGM. Dan yang paling berkesan sampai membuat saya merasa malu luar biasa adalah pertemuan saya dengan Miftah Yama Fauzan. Seorang siswa kelas 1 SMAN yang menang juara 1 dalam kompetisi karya ilmiah untuk pertahanan negara. Karya pistol elektrik, murah, tanpa suara itu berhasil mengantarkannya mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Bahkan dia sudah dijatah negara untuk melanjutkan kuliah sampai S3 di belahan bumi mana pun dia minta. Subhanallah.