J For Jaguar



Mungkin waktu sudah berlalu cukup lama
Mungkin jarak sudah sejauh angkasa
Alam pun sudah memisahkan kita
Namun rasa ini belum pernah sirna

Masih teringat saat kita tidur bersama
Melewati canda tawa di hari ceria
ke taman, ke ladang, bahkan ke sekolah
seperti mata-mata, kau mengendap senyap dari jangkauan mata

kau begitu perkasa
Hitam kekar dan bersahaja
Tak seperti makhluk lainnya
Segala nikmat tak buatmu lekas besar kepala

Setiap hari kau fokus pada mangsa
Mengamankan rumah tanpa pamrih
Sesekali terkena jebakan dan makanan basi
Kau tak pernah mengeluh, apalagi putus asa

Rawrrrrrr . . .
J for Jaguar
Kucing Perkasa yang menggelegar
hewan kelam tanpa cakar
Sampai Bertemu di padang masyar

Hanif Azhar'
5 Desember 2010
Tribute to jaguar


ini adalah puisi 5 menit saya ketika acara upgrading staff untuk himpunan Mahasiswa Desain Produk Industri (HIMA IDE) ITS periode 2010/2011. 5 Menit ? ya, ini adalah sebuah uji karakter seseorang dari psikolog dan motivator handal, Ibu Ratna.

Awalnya, beliau menyuruh kita untuk membayangkan hewan peliharaan kita. Kalau tidak punya, mungkin hewan jinak lain yang kami sayangi. Sekilas, aku pun teringat almarhum kucingku yang hitam kelam berekor panjang yang kuberi nama Jaguar. Ya, kurasa nama yang tidak terlalu muluk untuk kucing perkasa seperti dia.

Teman-teman yang lain pun membuat puisi lima menitnya. Ada Okta dengan semutnya serta segala sifat pengayomnya, Vio dengan Musangnya beserta sifat liar dan blak-blakannya (walaupun sok-sokan unyu gitu), Alan David dengan nyamuknya yang suka mencari mangsa dara-dara segar ;), Almo dengan hamsternya yang suka menghilang entah kemana, Deny dengan ikannya yang tak terpelihara dan mati teraniaya, Aan dengan kura-kuranya yang kuat dan penyendiri, atau Eka dengan kucingnya yang menghiburnya di saat suka dan duka.

Setelah lima menit, Bu Ratna menyuruh kita untuk maju satu-satu membacakan puisinya. Selanjutnya, dia menyuruh kita mengganti hewan kesayangan kita itu dengan nama kita masing-masing. gelak tawa canda pun menghiasi seluruh ruangan 306 Gedung R Desain Produk Industri ITS. What's the point ? Guess it ! beliau bisa membaca karakter kita dari puisi singkat itu. apa yang kau tulis, itu keadaan dirimu sebenarnya. Nggak percaya ? coba sendiri sono !!!